Kucing Stres: Ciri-ciri, Penyebab dan Tips Cara Menanganinya

Kucing stres atau depresi menunjukkan perilaku berbeda dengan aktifitas hariannya. Misalnya ia jadi suka bersembunyi atau tidak mau makan, bahkan tidak mau didekati pemiliknya.

Ketegangan itu disebabkan banyak hal, termasuk karena kedatangan hewan peliharaan baru di rumah. Upaya penanganannya bisa dilakukan sendiri oleh pemilik kucing sebelum membawanya ke dokter hewan bila diperlukan.

Sebagai pemilik kucing harus tahu bila hewan peliharaannya sedang mengalami emosi ini. Bila tidak segera ditangani dikhawatirkan akan mengganggu masalah kesehatannya.

Maka itu, mengenali ciri-cirinya, mengetahui penyebab dan cara mengatasinya cukup diperlukan. Pada postingan ini akan membahas itu semua dan cukup membantu kami selama merawat kucing mengalami depresi.

1. Ciri-ciri kucing stres
2. Mengetahui penyebabnya
3. Tips cara mengatasinya

1. Ciri-ciri kucing stres

kucing stres
Pupil kucing melebar saat tegang dan depresi

Sangat mungkin kucing mengalami depresi seperti manusia.

Dengan mengetahui ciri-cirinya akan lebih mudah untuk melakukan penanganan. Berikut tanda-tanda kucing mengalami stres;

  • Suka bersembunyi dan tidak mau didekati oleh pemiliknya.
  • Pupil mata kucing membesar. Hal ini menandakan keadaan kucing sangat tegang.
  • Nafsu makan menurun,
  • Diare,
  • Kencing sembarangan,
  • Mencakar atau menggaruk berlebihan,
  • Sering mengeong,
  • Lebih agresif atau galak,
  • Terdapat beberapa goresan di kulitnya akibat cakaran kukunya sendiri,
  • Mengalami kebotakan khususnya pada kaki dan perut karena dijilati sendiri dengan berlebihan.

2. Penyebab kucing stres

kucing depresi

Kucing mengalami stres karena banyak hal. Anda harus mengetahui penyebabnya.

Berdasarkan pengalaman memelihara kucing serta dari beberapa sumber terpercaya, secara singkat berikut penyebab-penyebabnya:

a. Terlalu banyak saingan untuk mendapatkan makanan
b. Mengganti jenis makanannya
c. Gangguan dari hewan lain
d. Perubahan anggota keluarga di rumah
e. Suara bising
f. Bosan
g. Berkendara
h. Menemui dokter hewan

a. Terlalu banyak saingan untuk mendapatkan makanan

kucing stres
Berebut makanan faktor pemicu kucing depresi

Hal ini biasa terjadi bila pemilik memiliki banyak kucing di rumahnya. Kucing akan berebut makanan, air, tempat buang kotoran, atau pun tempat yang nyaman untuk tidur. Kucing yang selalu kalah bersaing dengan temannya bisa mengalami depresi.

b. Mengganti jenis makanannya

kucing stres
Mengganti makanan yang tidak disukai

Saat Anda berusaha mengganti makanannya, bisa jadi kucing tidak senang bahkan menolak memakannya dan cenderung akan menghamburkan makanannya di lantai.

Baca juga: 10 merk makanan kucing terbaik yang direkomendasikan

Bila hal ini terus berlanjut bisa memicu kucing mengalami depresi.

c. Gangguan dari hewan lain

Kucing berebut makanan

Seekor kucing bisa stres bila selalu diganggu oleh kucing atau hewan lain. Dia akan merasa tertekan dan ketakutan yang menjadi pemicu timbulnya emosi ini.

d. Perubahan anggota keluarga di dalam rumah

Perubahan ini bisa bertambah atau berkurangnya jumlah anggota keluarga yang tinggal di dalam rumah, baik itu manusia atau pun hewan. Kucing dapat mengetahui perbedaan itu. Bila ia tak dapat segera beradaptasi dengan perubahan tersebut, kucing akan mengalami stres.

e. Suara bising

Kucing tidak suka dengan suara yang bising seperti suara yang ditimbulkan dari renovasi rumah, musik yang diputar dengan kencang, atau pun teriakan-teriakan manusia.

f. Bosan

Kucing yang bosan tidak dapat menyalurkan energinya dan bisa menyebabkan depresi.

g. Berkendara

Kucing yang menaiki kendaraan untuk ikut bepergian bisa mengalami stres karena merasa asing dengan lingkungannya.

h. Menemui dokter

kucing depresi
Kucing dibawa ke dokter hewan mengalami ketegangan

Konsultasi atau berobat pada dokter juga bisa menimbulkan rasa takut pada kucing yang berakhir stres. Tapi bagaimana pun juga harus tetap menemui dokterĀ  abila kucing sakit atau perlu diberikan vaksin.

Jangan biarkan kucing kesayangan mengalami stres berkepanjangan karena tidak baik untuk kesehatannya. Berikan bantuan untuk meredakan stresnya.

3. Cara menangani kucing stres

Setelah mengetahui ciri-ciri dan penyebabnya, tentu jadi lebih tahu tindakan apa yang harus dilakukan. Berikut tips-tips cara menanganinya dan sudah berhasil dipraktikkan.

a. Siapkan kotak pasir dan jaga kebersihanya
b. Cukup makan dan minum
c. Berikan ruang yang cukup pada kucing
d. Jauhkan dari suara bising
e. Luangkan waktu untuk bermain dengan kucing
f. Mendengarkan musik
g. Kunjungi dokter hewan kesayangan

a. Siapkan kotak pasir dan jaga kebersihannya

Apabila Anda memiliki banyak peiharaan kucing di rumah, siapkan kotak pasir sesuai jumlahnya dan ditambah satu. Hal ini untuk menghindari salah satu kucing tidak mendapatkan tempat untuk buang air.

b. Cukup makan dan minum

Pastikan memberi minuman dan makanan yang cukup. Bila ada banyak kucing di rumah, berilah masing-masing dalam wadah terpisah supaya tidak berebut.

c. Berikan ruang yang cukup pada kucing

Dengan memberikan ruang / tempat yang cukup akan membantu meringankan ketegangannya. Ruang yang cukup seperti menuju ke tempat makanan dan minuman tidak terganggu.

Atau area bermain yang cukup dan tersedia tempat tinggi sehingga memungkinkan kucing bisa naik ke atasnya. Hal ini cukup berhasil membantu supaya kucing tidak terlalu tegang.

d. Jauhkan dari suara bising

Apabila sedang ada renovasi rumah atau pesta yang dapat menimbulkan bising dan keributan. Pertimbangkan untuk membuat tempat khusus untuk kucing yang sekiranya terhindar dari banyak suara dan kebisingan.

e. Luangkan waktu untuk bermain dengan kucing

Untuk menghilangkan kebosanan kucing, luangkan waktu untuk bermain bersamanya sehingga energinya bisa tersalurkan.

Ada banyak produk mainan di pasaran yang dapat mendukung Anda bermain dengan kucing kesayangan.

Atau dibuatkan rumah kucing dari kardus sekaligus sebagai arena bermainnya.

Baca juga: Cara membuat rumah kucing dari kardus

f. Musik dapat menenangkan

Telah terbukti bahwa musik klasik dapat membuat kucing rileks. Dengan memutar musik klasik di rumah, dapat membantu menenagkan suasana.

g. Kunjungi dokter hewan kesayangan

Kunjungilah dokter hewan yang membuat kucing Anda nyaman. Bila hewan peliharaan Anda sudah cocok dengan seorang dokter hewan, jangan pindah ke tempat lain.

Beberapa kucing membutuhkan obat anti cemas untuk meredakan depresinya. Anda harus berkonsultasi dengan dokter hewan untuk penanganannya.

Semoga artikel singkat ini bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih telah membaca hingga selesai.

Bagaimana menurut Anda? Bila ada pertanyaan silahkan tinggalkan di kolom komentar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *